INDOLINE.ID, JAMBI — Pergantian tahun di Kota Jambi kali ini berlangsung dengan nuansa berbeda. Tidak ada dentuman kembang api ataupun panggung hiburan besar seperti tahun-tahun sebelumnya. Pemerintah Kota Jambi justru memilih menggelar doa bersama serta penggalangan dana kemanusiaan bagi korban bencana alam di Pulau Sumatera.
Wali Kota Jambi, Maulana, menegaskan bahwa momentum Tahun Baru 2026 menjadi saat yang tepat untuk menunjukkan kepedulian sosial. “Pergantian tahun ini kita isi dengan kegiatan yang lebih bermakna. Tidak ada euforia pesta kembang api, melainkan doa bersama dan penggalangan dana untuk saudara-saudara kita yang sedang tertimpa bencana alam di Pulau Sumatera,” ujarnya, Kamis (1/1/2026).
Keputusan tersebut diambil menyusul bencana alam yang melanda sedikitnya tiga provinsi, yakni Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh dalam beberapa bulan terakhir. Kondisi itu mendorong Pemkot Jambi mengalihkan anggaran perayaan menuju aksi kemanusiaan.
Respons masyarakat pun dinilai sangat positif. Pada tahap kedua pengumpulan donasi, dana yang terkumpul mencapai Rp1,09 miliar. Sebelumnya, dana sebesar Rp1,2 miliar juga telah dihimpun.
“Total yang terkumpul sangat menggembirakan. Terima kasih atas partisipasi warga Kota Jambi,” ungkap Maulana.
Ia menilai, tingginya angka donasi dalam waktu singkat menjadi cerminan kuatnya solidaritas masyarakat. Pergantian tahun yang biasanya sarat hiburan, kini berubah menjadi refleksi dan kepedulian nyata terhadap sesama.










Discussion about this post