INDOLINE.ID, JAMBI – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH secara resmi meluncurkan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Jambi pada Senin (17/02/2025). Program ini merupakan inisiatif nasional yang bertujuan untuk meningkatkan gizi dan kesehatan anak-anak sekolah guna menunjang tumbuh kembang yang lebih optimal.
Peluncuran ini dilakukan secara langsung di KB (Kelompok Bermain)/TK Al Fatih, yang berlokasi di Jalan Parhulutan Lubis No. 06, Telanaipura, Kota Jambi. Sekolah ini memiliki 92 murid KB dan TK, yang menjadi salah satu penerima manfaat dari program MBG di tahap awal.
Turut mendampingi Gubernur dalam acara ini Kapolda Jambi, Danrem 042/Gapu Jambi, Pj. Wali Kota Jambi, Ketua DPRD Kota Jambi, serta Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi dan Provinsi Jambi. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menegaskan komitmen bersama dalam menyukseskan program makan gratis bagi anak-anak di Jambi.
Dalam peninjauannya, Gubernur Al Haris memastikan bahwa setiap makanan yang disediakan dalam program MBG memiliki kualitas gizi yang tinggi, sesuai standar kesehatan dan kebutuhan anak-anak. Pada hari pertama pelaksanaan, menu yang disajikan terdiri dari ayam, sayur tumis kacang dan tempe, buah jeruk, serta susu. Menu ini dipilih dengan mempertimbangkan keseimbangan nutrisi yang diperlukan untuk menunjang perkembangan fisik dan kognitif anak-anak.
“Hari ini kita melakukan launching sekaligus melihat langsung pelaksanaan Makan Bergizi Gratis. Kita ingin memastikan kesiapan dan distribusi makanan ini berjalan dengan baik, termasuk jam kedatangannya, kualitasnya, dan bagaimana anak-anak menikmatinya,” ujar Gubernur Al Haris.
Menurutnya, pada hari pertama ini, anak-anak masih dalam tahap penyesuaian dengan pola makan yang baru, tetapi secara umum program berjalan lancar.
“Yang paling penting adalah menu makanan harus bervariasi, bergizi, dan menarik bagi anak-anak, terutama untuk siswa TK. Ini akan terus kita awasi agar berjalan sesuai target,” tambahnya.
Pada tahap pertama, program MBG di Provinsi Jambi akan menyasar 6.276 siswa di puluhan sekolah yang tersebar di Kabupaten Muaro Jambi dan Kota Jambi. Program ini merupakan bagian dari kebijakan nasional yang bertujuan untuk mengurangi angka stunting, meningkatkan kesehatan anak-anak sekolah, serta menciptakan generasi yang lebih sehat dan cerdas.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait telah menyiapkan mekanisme distribusi dan pengawasan agar makanan yang dikirimkan ke sekolah-sekolah tepat waktu, higienis, dan sesuai dengan kebutuhan gizi siswa.
Setelah melakukan peninjauan, Gubernur Al Haris menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memastikan bahwa program ini berjalan lancar dan sesuai regulasi yang telah ditetapkan.
“Kita ingin program ini benar-benar bermanfaat bagi anak-anak di Jambi. Selain memastikan kualitas makanan, kita juga harus memastikan distribusinya tepat waktu dan diterima dalam kondisi yang baik. Kita semua harus mengawasi dan mendukung program ini agar berhasil,” tegasnya.
Selain itu, program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui intervensi gizi yang lebih baik bagi anak-anak sejak dini.
Gubernur berharap, ke depan program MBG dapat diperluas ke lebih banyak sekolah dan menjangkau lebih banyak siswa di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Jambi.
Program MBG mendapatkan respons positif dari masyarakat, terutama para orang tua murid dan tenaga pendidik.
“Kami sangat bersyukur dengan adanya program ini, karena membantu meringankan beban orang tua dan memastikan anak-anak mendapatkan asupan makanan yang bergizi setiap hari,” ujar Siti Rahma, salah satu wali murid di TK Al Fatih.
Senada dengan itu, Kepala Sekolah TK Al Fatih, Ustazah Nurdiana, juga menyampaikan apresiasi terhadap program ini. Menurutnya, MBG tidak hanya memberikan manfaat dari sisi kesehatan, tetapi juga mengajarkan anak-anak pola makan sehat sejak dini.
“Kami berharap program ini dapat terus berjalan dan menjangkau lebih banyak sekolah, terutama di daerah-daerah pelosok yang masih minim akses terhadap makanan sehat dan bergizi,” katanya.(*)