Indoline.id, JAMBI – Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, menerima audiensi dan aspirasi Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) se-Kota Jambi yang dipimpin Sutiono, Selasa (22/9/2026).
Pertemuan ini menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi antara DPRD dan masyarakat melalui LPM sebagai lembaga yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga di tingkat kelurahan.
Dalam audiensi tersebut, Kemas Faried menegaskan pentingnya komunikasi secara langsung dengan LPM untuk mengetahui kondisi, kebutuhan, serta berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Menurutnya, masukan dari tingkat kelurahan dapat membantu DPRD memahami persoalan pembangunan secara lebih nyata.
“Kami menyambut baik audiensi dari LPM se-Kota Jambi. Ini menjadi ruang penting bagi kita untuk mendengar secara langsung berbagai aspirasi, masukan maupun persoalan yang dirasakan masyarakat di tingkat kelurahan,” ujar Kemas Faried.
Ia mengatakan, LPM memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah karena berada dekat dengan masyarakat. Posisi tersebut memungkinkan LPM menyerap kebutuhan warga sekaligus menyampaikan berbagai persoalan yang membutuhkan perhatian pemerintah.
Menurut Kemas, aspirasi yang disampaikan LPM menjadi bahan masukan penting bagi DPRD Kota Jambi dalam melihat persoalan pembangunan secara lebih konkret, terutama yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat di masing-masing wilayah.
“LPM memiliki peran strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat. Apa yang disampaikan hari ini tentu menjadi bahan bagi kami di DPRD untuk melihat berbagai persoalan pembangunan secara lebih dekat, khususnya wilayah masing-masing,” tuturnya.
Kemas Faried juga menegaskan bahwa DPRD Kota Jambi terbuka terhadap berbagai masukan dan aspirasi masyarakat. Ia memastikan setiap aspirasi yang disampaikan akan ditampung dan ditindaklanjuti sesuai fungsi serta kewenangan lembaga legislatif.
Baginya, penyerapan aspirasi tidak cukup hanya melalui komunikasi, tetapi juga membutuhkan koordinasi dan sinergi dengan pihak terkait agar persoalan yang disampaikan masyarakat dapat dicarikan solusi sesuai kewenangan masing-masing.
Karena itu, Kemas menilai kolaborasi antara DPRD Kota Jambi, Pemerintah Kota Jambi, dan perangkat daerah sangat penting dalam mendorong penanganan persoalan masyarakat secara tepat.
“Prinsipnya, setiap aspirasi yang disampaikan akan kami tampung dan kami tindak lanjuti sesuai kewenangan serta fungsi DPRD. Kalau memang membutuhkan koordinasi dengan Pemerintah Kota Jambi, tentu akan kita komunikasikan bersama agar persoalan yang ada dapat dicarikan solusi,” tegasnya.
Ia berharap komunikasi antara DPRD dan LPM se-Kota Jambi dapat terus terjalin sehingga berbagai kebutuhan masyarakat di tingkat kelurahan bisa tersampaikan dengan baik dan menjadi pertimbangan dalam pembahasan pembangunan daerah.
Audiensi ini sekaligus menegaskan pentingnya peran LPM sebagai jembatan aspirasi masyarakat. Dengan komunikasi yang terbuka dan koordinasi yang berkelanjutan, berbagai persoalan di lingkungan warga diharapkan dapat memperoleh perhatian dan penanganan sesuai kebutuhan serta ketentuan yang berlaku.
















Discussion about this post